KUR BNI
Kredit Usaha Rakyat / KUR BNI

Syarat Dan Cara Mengajukan Pinjaman KUR BNI

Posted on

KUR BNI bisa dijadikan sebagai solusi untuk mendapatkan modal usaha serta kredit investasi dalam waktu yang cepat dan syarat yang mudah. Pinjaman ini memberikan fasilitas dengan jumlah plafond mencapai Rp 500 Juta tanpa harus mengeluarkan biaya provisi dan administrasi. Oleh sebab itu, Anda bisa mengembangkan usaha yang sudah berjalan secara produktif dan diharapkan bisa meraih kesuksesan di masa depan.

Apa Itu KUR BNI?

Kredit Usaa Rakyat (KUR) Bank BNI merupakan skema pinjaman yang digunakan sebagai tambahan modal Usaha Mikro, Kecil, Menengah, dan Koperasi (UMKMK) yang produktif. Nasabah juga bisa memanfaatkan fasilitas pinjaman ini untuk investasi. Berdasarkan uraian tersebut, Nasabah bisa menikmati berbagai keunggulan melalui pinjaman yang ditawarkan oleh Bank Negara Indonesia ini.

Keunggulan KUR Bank BNI:

  1. Jumlah pengajuan kredit mencapai Rp 500 juta
  2. Mekanisme pinjaman akan diproses secara cepat
  3. Persyaratan permohonan pinjaman sangat mudah
  4. Tingkat Suku bunga rendah, yaitu hanya 7% eff per tahun
  5. Tenor atau Jangka waktu pelunasan hingga 5 tahun

Apa Saja Syarat Untuk Mengajukan KUR BNI?

Ada 2 peryaratan yang wajib dipenuhi oleh setiap nasabah yang ingin mengajukan KUR BNI, pertama ialah ketentuan debitur, dan yang kedua syarat dokumen. Untuk lebih jelasnya, bisa Anda simak pada daftar di bawah ini:

Ketentuan Debitur (Nasabah):

  • Nasabah merupakan Warga Negara Indonesia (WNI).
  • Memiliki Usaha yang layak serta sudah berjalan (produktif) minimal selama 6 bulan.

Syarat dokumen:

Dokumen Yang Dibutuhkan Individu Lebaga Usaha
Fotokopi Identitas Berupa E-KTP dan Kartu Keluarga
Fotokopi Buku nikah (bagi yang sudah bersuami-istri) x
Surat ijin usaha, meliputi: SIUP, TDP, SITU, HO. Jika tidak ada, bisa menggunakan surat keterangan usaha dari kelurahan / kecamatan
Fotokopi Bukti kepemilikan tanah, IMB dan PBB, BPKB (Jika Jumlah Pinjaman di atas Rp 25 Juta)
Fotokopi NPWP (Jika Jumlah Pinjaman di atas Rp 50 Juta)

Bagaimana Cara Mengajukan KUR di Bank BNI?

Cara mengajukannya bisa langsung Anda lakukan apabila sudah melengkapi berbagai ketentuan dan dokumen yang dibutuhkan. Prosesnya bisa diajukan secara online. Disamping itu, Anda juga bisa mengajukannya dikantor cabang yang memang berada tidak jauh dari tempat tinggal Anda. Jika sudah mendapatkan sejumlah dana KUR BNI, Anda bisa menggunakannya sebagai modal mengembangkan usaha dan atau investasi.

Tabel Angsuran KUR BNI

Tidak sedikit calon nasabah yang menanyakan berapa jumlah cicilan yang harus dilunasi dalam Pinjaman KUR BNI?. Untuk menjawab adanya pertanyaan seperti itu, Anda bisa menjawabnya dengan melihat tabel angsuran di bawah ini.

Jumlah Maksimum Pinjaman
(Rp)
Jumlah Angsuran dan Bunga Pokok Perbulan
12 Bulan
(Rp)
24 Bulan
(Rp)
36 Bulan
(Rp)
48 Bulan
(Rp)
60 Bulan
(Rp)
25.000.000,- 2.163.169,- 1.119.314,- 771.927,- 598.656,- 495.030,-
50.000.000,- 4.326.337,- 2.238.629,- 1.543.855,- 1.197.312,- 990.060,-
100.000.000,- 8.652.675,- 4.477.258,- 3.087.710,- 2.394.624,- 1.980.120,-
200.000.000,- 17.305.349,- 8.954.516,- 6.175.419,- 4.789.249,- 3.960.240,-
300.000.000,- 25.958.024,- 13.431.774,- 9.263.129,- 7.183.873,- 5.940.360,-
400.000.000,- 34.610.698,- 17.909.032,- 12.350.839,- 9.578.498,- 7.920.479,-
500.000.000,- 43.263.373,- 22.386.290,- 15.438.548,- 11.973.122,- 9.900.599,-

Perhitungan tabel angsuran KUR BNI di atas hanya sebuah estimasi menggunakan Bunga 7% Efektif per Tahun. Untuk informasi lebih jelas, Anda bisa datang langsung ke kantor unit maupun cabang Bank BNI. Hal ini dilakukan supaya setiap perubahan yang dilakukan bisa langsung diketahui. Sebab, pihak Bank BNI bisa saja melakukan perubahan sesuai dengan kondisi perekonomian Negara.

Hal-hal Yang Wajib Diketahui Sebelum Meminjam Dana KUR BNI

Sebelum mengajukan KUR di bank BNI, ada baiknya Anda melihat beberapa hal yang wajib untuk diketahui. Tujuannya agar bisa disesuaikan dengan kemampuan pelunasan yang akan Anda lakukan dikemudian hari. Beberapa hal yang perlu diketahui meliputi:

Jenis-Jenis KUR BNI

Pinjaman KUR yang ditawarkan oleh Bank BNI sebenarnya tidak jauh berbeda dengan KUR BRI loh. Selain bisa dijadikan sebagai modal usaha kerja serta investasi, jenisnya pun meliputi mikro, ritel, dan TKI. Silahkan Anda simak penjelasannya pada uraian yang Kami sampaikan di bawah ini.

1). KUR Mikro BNI

KUR Mikro merupakan program pinjaman (kredit) yang dikeluarkan oleh pemerintah berupa dana untuk modal usaha. Segmentasi yang diincar adalah rakyat Indonesia yang memiliki usaha layak serta produktif, namun belum bankable. Pemerintah menyediakan dana pinjaman mikro ini dengan plafon sampai dengan Rp 25 juta per debitur. Dari sejumlah dana tersebut, Anda bisa menggunakannya sebagai Kredit Modal Kerja dan/atau Investasi sesuai denga keperluan.

Untuk mendapatkan kredit mikro Bank BNI dalam bentuk KUR, Anda akan dibebaskan dari jaminan karena pinjaman ini termasuk ke dalam kredit tanpa agunan. Disamping itu, gratis dari sejumlah biaya provisi dan administrasi. Suku bunga yang ditawarkan sampai dengan 7% eff per tahun. Sedangkan untuk jangka pelunasan disediakan waktu selama 3 tahun (untuk Kredit Modal Kerja), dan 5 tahun (untuk Kredit Investasi).

2). KUR Ritel BNI

KUR jenis Ritel yang disediakan oleh Bank BNI berbeda dengan jenis kredit mikro. Kenapa?, sebab ketika Anda mengajukan pinjaman ini, Anda wajib menyertakan dokumen tanda kepemilikan sebagai jaminan. Dokumen kepemilikan yang dimaksud misalnya: BPKB Motor atau mobil, sertifikat rumah, ruko, dan sebagainya. Akan tetapi, Anda akan mendapatkan kegunaan yang sama, yaitu bisa dijadikan sebagai modal usaha serta kredit investasi.

Plafond Dana pinjaman KUR BNI yang disediakan oleh pemerintah mencapai > Rp 25 juta hingga Rp 500 juta per debitur. Untuk suku bunga dan biaya yang diberikan kepada nasabah masih sama yaitu 7% eff per tahun dan gratis biaya provisi serta administrasi. Sedangkan untuk jangka waktu pelunasan paling sedikit 4 tahun sedangkan maksimal 5 tahun.

3). KUR TKI BNI

Kredit yang diberikan kepada pekerja Indonesia yang akan berangkat ke daerah penempatan disebut dengan KUR TKI. Bank BNI memberikan dana pinjaman dengan jumlah plafond sebesar Rp 25 juta atau sesuai Cost Structure yang ditetapkan pemerintah. Pinjaman ini diberikan bukan untuk modal usaha ataupun kredit investasi, melainkan sebagai biaya keberangkatan TKI yang hendak berangkat ke daerah penempatan. Oleh karena jumlah plafond yang tersedia sama dengan KUR Mikro, maka pinjaman bisa didapatkan tanpa jaminan.

Syarat untuk mengajukan kredit TKI dari Bank BNI pun syaratnya mudah. Anda hanya perlu menyiapkan beberapa dokumen berupa E-KTP, surat perjanjian dengan pengguna jasa, perjanjian penempatan, passport, visa, dan syarat yang dibutuhkan lainnya. Suku bunga yang diberikan sebesar 7% effektif per tahun dan gratis biaya provisi dan administrasi. Sedangkan untuk tenor pelunasan kredit diberikan waktu selama 3 tahun.

4). KUR Lingkage

Dana KUR ini merupakan kredit yang diberikan langsung dari Bank BNI kepada Lembaga Keuangan seperti Bank Perkreditan Rakyat (BPR) dan Koperasi Simpan Pinjam (KSP). Manfaat dari KUR BNI Lingkage disini ialah sebagai agen dari end user yang mengajukan KUR kepada pihak Bank BNI.

Jika Anda ingin mendapatkan sejumlah dana dari pinjaman KUR Lingkage bank BNI caranya cukup mudah. Hanya saja, Anda harus mengetahui beberapa ketentuan umum dari kredit jenis Lingkage tersebut, diantaranya ialah:

  1. Jumlah maksimal plafond pinjaman KUR sesuai dengan kebutuhan lembaga keuangan terkait.
  2. Lembaga keuangan terkait (BPR dan KSP) menggunakan sistem konvensional.
  3. Usaha yang dijalani oleh debitur telah beroperasi selama minimal tiga tahun dengan dua tahun terakhir merupakan laba positif.
  4. Kredit (NPL Gross) sesuai dengan ketentuan Bank BNI.
  5. Aset kepemilikan yang dijadikan sebagai jaminan sesuai dengan ketentuan Bank BNI.
  6. Tingkat suku bunga yang berlaku sesuai ketentuan Bank BNI.
  7. Tingkat suku bunga kepada lembaga linkage dan end user sebesar 9% eff p.a

Apa Kelebihan Dan Kekurangan Dari KUR BNI?

Sebagai pembahasan akhir akan Kami sampaikan berbagai kelebihan dan kekurangan yang didapatkan dari kredit usaha rakyat  (KUR) Bank BNI. Untuk lebih jelasnya, bisa Anda simak pada daftar di bawah ini:

Kelebihan KUR BNI
  • Plafon pinjaman yang disediakan mulai dari RP 1 Juta hingga Rp 500 juta.
  • Proses yang dilakukan sangat cepa.
  • Syarat untuk mendapatkan pinjaman sangat mudah.
  • Tenor atau Jangka waktu pelunasan mulai dari 3 tahun hingga 5 tahun.
Kekurangan KUR BNI
  • Tidak semua jenis KUR yang disediakan bisa diajukan tanpa jaminan.
  • Sebelum proses pencairan dana KUR, akan dilakukan survey usaha terlebih dahulu.
  • Jaminan akan kembali apabila pelunasan sudah selesai dari jangka waktu yang sudah dipilih.

Demikianlah pembahasan mengenai syarat dan cara untuk mengajukan sebuah pinjaman KUR BNI. Apabila Anda tertarik, silahkan datang ke kantor cabang, atau bisa dilakukan dengan cara online melalui https://eform.bni.co.id. Info lebih lanjut silahkan hubungi call centre Bank BNI melalui Layanan BNI Call 1500046 selama 24 jam dalam seminggu (7 Hari). Apabila bermanfaat, silahkan sampaikan ke orang-orang terdekat dengan Anda. Terimakasih.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *