KTA Bank DBS
mengajukan KTA Bank DBS

KTA Bank DBS, Solusi Pinjaman Dana Cepat Cair

Posted on

KTA Bank DBS – Mengajukan pinjaman ke bank bagi sebagian orang menjadi solusi terakhir untuk mendapatkan dana dalam memenuhi kebutuhannya. Salah satu yang menjadi favorit mereka ialah Kredit Tanpa Agunan atau yang disebut dengan KTA. Hal itu dikarenakan prosesnya yang relatif cepat namun peryaratan yang diperlukan cukup mudah. Karena Anda tidak perlu mengeluarkan aset seperti sertifikat rumah, bpkb kendaraan ataupun lainnya sebagai jaminan.

Banyak bank konvensional maupun Syariah yang menyediakan KTA, salah satunya adalah Bank Dana Bantuan Sahabat (DBS). Akan tetapi, produk yang dikeluarkan oleh Bank DBS tersebut diperuntukkan bagi nasabah yang tinggal di wilayah Jabodetabek, Bandung, dan Surabaya. Nah bagi Anda yang merasa tinggal di wilayah tersebut, Anda bisa mengajukan pinjaman dana cepat cair melalui KTA DBS. Sebelum meminjam melalui layanan ini, ada baiknya Anda membaca dan memahami yang akan Kami sampaikan di bawah ini.

KTA Bank DBS

Setiap calon nasabah yang akan meminjam dana pada salah satu bank, tentu akan mencari beberapa keuntungan yang akan didapatkannya. Dibandingkan dengan KTA Mandiri, BRI, BCA, BNI ataupun yang lainnya, berikut ini beberapa kegunaan dari KTA Bank DBS.

  1. Membantu dalam pembiayaan ketika ingin merenovasi Rumah.
  2. Sebagai dana pernikahan.
  3. Membantu biaya pendidikan.
  4. Bisa dijadikan untuk biaya pengobatan.
  5. Sebagai dana gaya hidup seperti untuk liburan.
  6. Bisa dijadikan sebagai Modal ataupun pengembangan usaha / bisnis, dan juga lainnya.

Syarat Dan Ketentuan KTA Bank DBS

Terdapat 2 persyaratan mengajukan KTA DBS, yaitu syarat umum atau disebut dengan ketentuan, dan syarat khusus berupa dokumen. Berikut ini rinciannya:

Persyaratan Umum:
Ketentuan nasabah Pegawai Wirausaha Profesi
Calon nasabah merupakan WNI Asli dan memiliki usia 21 – 55 tahun
Penghasilan minimal calon nasabah per bulan yang dibuktikan dengan slip gaji Minimal Rp 3.000.000,- Minimal Rp 5.000.000,- Minimal Rp 5.000.000,-
limit kartu kredit Minimal Rp 6.000.000,- Minimal Rp 7.000.000,- Minimal Rp 7.000.000,-
Masa usaha atau kerja pada masing – masing instansi Minimal 1 tahun dan status karyawan tetap Minimal 2 tahun Minimal 2 tahun
Memiliki kartu kredit yang masih aktif di bank lain Minimal 9 bulan Minimal 12 bulan Minimal 12 bulan
Persyaratan Dokumen:
Dokumen Yang Diperlukan Karyawan Wiraswasta Profesional
Melengkapi formulir (Aplikasi) pendaftaran asli
Membawa Fotokopi identitas diri berupa E-KTP
Melampirkan Fotokopi Kartu Kredit
Melampirkan Fotokopi NPWP atau SPT PPH 21
(jika mengajukan pinjaman minimal Rp 50 Juta)
Melampirkan pas foto suami atau istri berukuran 4×6
Melampirkan Fotokopi rekening koran 3 bulan terakhir

Syarat dokumen yang disebutkan di atas merupakan gambaran umum saja. Apabila dibutuhkan, pihak Bank DBS berhak meminta dokumen tambahan untuk kelengkapan pengajuan pinjaman Anda.

Ada 2 cara mengajukan Kredit Tanpa Agunan Bank DBS yang bisa Anda lakukan, yaitu:

  • Pinjaman dana secara online

Ketika Anda sudah melengkapi syarat dan ketentuan di atas, selanjutnya Anda bisa mengajukan permohonan secara online. Karena akan pinjam uang secara online, berkas yang sudah disiapkan harus diubah menjadi format jpg, atau pdf sesuai dengan petunjuk yang ada. Kemudian, Anda hanya perlu mengupload dan melengkapi formulir / aplikasi sesuai identitas asli Anda sendiri. Untuk lebih jelasnya, Anda bisa mengakses dan mengajukan pinjaman online melalui website resmi Bank DBS di www.dbs.com.

Meskipun mekanisme pinjaman dana secara online sangat cepat dan cepat cair, namun banyak yang memilih untuk mengajukan diri langsung ke kantor cabang. Hal ini dikarenakan saat sudah mendaftar via online, nasabah diminta untuk memverifikasi data guna membuktikan keasliannya. Cara mengajukan dana di kantor cabang bisa dilihat pada penjelasan yang akan kami sampaikan di bawah ini.

  • Pinjaman dana secara offline

Pinjaman dana offline dilakukan pada kantor cabang, dalam hal ini ialah Bank DBS yang berada di sekitar Anda. Karena proses pengajuan pinjaman bank dbs dilakukan secara offline, tentu jelas berbeda dengan mekanisme pengajuan secara online. Pertama yang harus dilakukan ketika pinjam dana secara oflfline adalah mematuhi ketentuan dan melengkapi persyaratan yang dibutuhkan. Selanjutnya, datanglah ke kantor cabang dbs terdekat sambil membawa peryaratan dokumen yang sudah dipersiapkan sebelumnya.

Apabila sudah berada di kantor cabang ambillah nomor antrian. Jika tidak ada nasabah lain, Anda bisa langsung menuju ke customer service yang sedang bertugas. Selanjutnya, duduk dan sampaikan maksud kedatangan Anda bahwa mau mengajukan pinjaman melalui KTA Bank DBS. Jangan lupa juga menyerahkan dokumen yang sudah dibawa. Tidak lama kemudian maka Anda akan diberi formulir pendaftaran dan isilah sesuai yang diperlukan.

Setelah mengajukan Kredit Tanpa Agunan tersebut, tunggulah selama 1×24 jam hingga pihak Bank DBS menghubungi Anda. Hal yang perlu diperhatikan adalah pihak Bank tidak hanya menilai berdasarkan kelengkapan ataupun kevalidan data yang diberikan. Akan tetapi riwayat kredit pun juga menjadi pertimbangan sebelum dana dicairkan. Oleh karena itu, jika masih terdapat tanggungan pada bank lain, lunasi terlebih dahulu supaya tidak tercatat pada BI Checking.

Suku Bunga Dan Biaya KTA Bank DBS

Sebagai nasabah yang mengajukan pinjaman tanpa agunan, Anda berhak menanyakan detail informasi mengenai tahapan atau proses pelunasan KTA DBS. Termasuk suku bunga serta biaya yang berlaku, meliputi:

Tabel Suku Bunga KTA Bank DBS
Wilayah Debit
(Rp)
Tingkat Suku Bunga
(%)
Jabodetabek 5 –  75 juta 1,49
> 75 – 125 juta 1,29
> 125 – 200 juta 0,95
> 200 Juta – 300 juta 0,88
Bandung & Surabaya 5 – 300 juta 1,49

Keterangan : Tingkat Suku bunga yang diberikan bersifat indikatif. Sedangkan perhitungan suku bunga dilakukan berdasarkan metode amortisasi.

Biaya KTA Bank DBS
Biaya-biaya
Pembiayaan Tahunan Tahun pertama Sebesar 1,75% dari jumlah KTA DBS yang dicairkan
Tahun kedua dan seterusnya Senilai Rp 65.000,- per tahun
Minimal Biaya Administrasi Bank Sebesar Rp 399.000,-
Biaya Pencairan Pinjaman (Jika ditransferke dalam rekening pribadi) Sebesar Rp 30.000,-
Biaya Denda Keterlambatan membayar angsuran Minimal Rp 250.000,- atau Sebesar 6% dari cicilan bulanan
Pembelian Meterai Sebesar Rp 6.000,-
Pelunasan kredit yang Dipercepat Sebesar 8% dari sisa pinjaman dan biaya lainnya
Pembatalan kredit Senilai 8% dari sisa pinjaman dan biaya lainnya
Nasabah Menolak Cek/Giro/Direct Debit Sebesar Rp 50.000,-
Biaya Asuransi diri Sebesar 1% dari jumlah pinjaman yang dicairkan

Keterangan : Pembiayaan akan dipotong di muka 1 (satu) kali dari total pinjaman yang dicairkan oleh Bank. Biaya asuransi diri berlaku apabila Nasabah ikut serta dalam Fasilitas perlindungan asuransi Personal Loan Guard.

Tabel Angsuran KTA Bank DBS

Tabel cicilan KTA DBS yang harus dibayar oleh setiap nasabah setiap bulan dapat dilihat di bawah ini:

tabel cicilan kta dbs
Contoh tabel angsuran KTA Bank DBS

Tidak sedikit nasabah yang menanyakan bagaimana cara menghitung cicilan yang ditetapkan setiap bulan pada suatu lembaga keuangan. Nah, untuk menjawab pertanyaan seperti itu, Bank DBS sudah menberikan ilustrasi perhitungan angsuran yang berlaku. Anda bisa melihatnya pada contoh di bawah ini.

Cara menghitung cicilan tiap bulan KTA DBS

Rumus perhitungan cicilan KTA Bank DBS:

Angsuran per bulan = {jumlah pinjaman + (jumlah pinjaman x suku bunga x waktu pelunasan atau tenor)} /waktu pelunasan atau tenor

Contoh soal:

Diketahui:
Jumlah Pinjaman                       = Sebesar Rp 250 juta
Jangka waktu pelunasan          = Selama 24 bulan (2 tahun)
Suku bunga yang ditetapkan   = sebesar 0,88%

Maka perhitungannya sebagai berikut:

= {250 juta+ (250 juta x 0,88% x 24 )} / 24
= Rp12.616.735,-

Berdasarkan perhitungan di atas, total cicilan yang harus dibayar oleh nasabah setiap bulannya adalah = Rp12.616.735,-

Hitungan tersebut hanyalah sebagai contoh saja. Sedangkan Jumlah angsuran tiap bulan sesuai dengan yang tercantum pada Lembar Persetujuan Kredit.

Bagi nasabah yang tidak memiliki cukup waktu untuk membayar angsuran bulanan bisa membayarnya di beberapa tempat yang sudah disediakan, diantaranya:

Lokasi Untuk Melakukan Pembayaran Cicilan Tarif Biaya Transaksi
Melalui ATM BCA, yaitu melalui Menu Transfer Sesuai dengan kebijakan bank yang terkait
Melalui Jaringan ALTO Dikenakan biaya sebesar Rp 5.000,-
Pembayaran melalui Jaringan ATM Bersama Potongan biaya yang dikeluarkan Sesuai dengan kebijakan masing-masing bank
Melalui Transfer / Kliring Biaya yang dikenakan Sesuai dengan kebijakan masing-masing bank
Pembayaran yang dilakukan di PT Bank DBS Indonesia (melalui Teller) Dikenakan biaya sebesar Rp 50.000,-

Kelebihan Dan Kekurangan KTA Bank DBS

Dari sekian banyak bank konvensional maupun syariah yang menyediakan layanan KTA masing-masing terdapat kelebihan dan kekurangannya.  Tidak terkecuali produk KTA yang dikeluarkan oleh Bank DBS. Adapun kelebihan yang diberikan ialah suku bunga yang diberikan kompetitif ringan. Disamping itu, tenor cicilan yang diberikan selama 12, 24 dan 36 bulan. Serta jumlah pinjaman yang ditawarkan mulai dari Rp 5 juta – Rp 300 juta

Kekurangan KTA DBS bisa dilihat pada rincian di bawah ini:

  • Nasabah akan dikenakan denda apabila terlambat membayar cicilan tiap bulan.
  • Terdapat biaya tahunan mulai dari tahun pertama, kedua, dan seterusnya.
  • Nasabah akan dikenakan denda apabila pembayaran direct debit Nasabah ditolak.

Demikianlah penjelasan mengenai KTA Bank DBS yang dijadikan sebagai solusi pinjaman dana cepat cair. Apabila bermanfaat, silahkan ceritakan kepada orang – orang yang berada di dekat dengan Anda. Semoga bisa menambah wawasan dan ketertarikan Anda yang menginginkan pinjaman uang untuk melengkapi kebutuhan. Namun jika masih ragu, Anda bisa menanyakan langsung pada pihak bank dbs melalui call centre DBS di 1-500-327. Semoga bermanfaat dan terima kasih.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *